DPRD Nunukan Terima Vaksinasi Covid 19.

NUNUKAN – Sebanyak 23 anggota DPRD dan 5 orang staf sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Nunukan, menerima vaksinasi Covid 19 yang di gelar Sabtu (13/3) di Puskesmas Nunukan.

Vaksinasi Anggota DPRD Nunukan
Anggota DPRD Nunukan dalam Prosesi Imunisasi Vaksin Covid 19.

Pemberian Vaksin Senovack Covid 19 ini merupakan Vaksinasi tahap II di Nunukan yang sasarannya ke Pemerintahan di Kabupaten Nunukan.

Sebagai pelayan publik, wakil rakyat ini menjadi kelompok prioritas penerima vaksin setelah unsur forkopimda dan tenaga medis yang telah menerima vaksin tahap I.

Wakil Ketua DPRD Nunukan, Saleh SE mengatakan, injeksi senovack covid 19 adalah langkah pemerintah memutus mata rantai covid 19, maka sebagai bukan hanya anggota dewan yang di vaksin namun masyarakat umum nantinya akan menerima vaksin.

Anggota DPRD Nunukan
Anggota DPRD Nunukan Di Puskesmas Nunukan, tampak Adama, Robinson, Welson dan Andre Pratama Setelah Menerima Vaksin mengajak masyarakat Nunukan turut melakukan vaksinasi tanpa cemas dan ragu.

” Kami menerima Vaksin 23 orang anggota dewan dan 5 orang staf sekretariat DPRD. Karna itu kami mengajak seluruh masyarakat Nunukan juga melakukan vaksinasi demi kesehatan bersama dalam melawan covid 19 ini,” ajak Wakil Ketua DPRD Nunukan, Saleh SE.

Pelaksanaan Vaksinasi dimulai pukul 11.00 wita, tim medis Puskesmas Nunukan antusias mempersiapkan perlengkapan vaksinasi covid 19.

Imunisasi pertama dilakukan Saleh SE,  disusul anggota dewan dan staf sekretariat DPRD Nunukan, tak ada yang merasakan keluhan setelah mereka menerima vaksin, karna sebelumnya petugas medis melakukan 3 tahapan screning kepada masing masing calon penerima vaksin.

Anggota DPRD Nunukan

” Langkah ini Untuk proses pencegahan terhadap covid 19, agar covid 19 segera berakhir, seiring dengan pemulihan ekonomi dan sendi sendi kehidupan yang terdampak covid segera  bangkit dan berjalan normal.” kata Andre Pratama anggota DPRD Nunukan dari Partai Bulan Bintang.

Andre berharap kepada masyarakat agar tidak cemas dan tidak perlu ragu karena hal tersebut merupakan ikhtiar untuk menekan laju Penularan covid 19 terutama di Kabupaten Nunukan.

” Kalaupun saat ini banyak yang menolak, itu karena hoaks saja yang banyak bermunculan. Yakinlah vaksin ini aman dan efektif.” kata Andre.

Ia mencontohkan bahwa saat ini sudah banyak Ulama, Kyai yang menerima vaksin termasuk lansia, sehingga Vaksin Covid 19 tak diragukan lagi baik Halalnya mamupun dari sisi keamanannya.

Meski demikian, kata orang nomor satu di DPC. Partai Bulan Bintang ini, program vaksinasi tetap berjalan namun harus dipastikan bahwa Protokol Keaehatan 5 M juga  terus masyarakat galakkan, terutama menggunakan maskes, jaga jarak dan mencuci tangan.

” Jangan dikendorkan lagi setelah vaksin, tetap disiplin  menjalakan Protokol Kesehatan,” kata anggota Fraksi Demokrat ini.#pubdokdprdnnk

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *